Tuesday, October 16, 2012

Kebanyakan seksa kubur itu disebabkan air kencing


Ibnu Abbas ra mengisahkan bahawa suatu hari Rasulullah saw melintasi dua makam, lalu beliau berkata, "Sesungguhnya mereka berdua sedang diseksa, mereka bedua diseksa bukan disebabkan melakukan dosa besar. Salah satu daripada mereka diseksa kerana TIDAK SAMPAI BERSIH SAAT BERSUCI dari BUANG AIR KECIL. "Seorang perempuan Yahudi menemui Aisyah seraya berkata,

"Sesungguhnya azab kubur itu disebabkan air kencing." Mendengar perkataannya, Aisyah berkata, "Engkau bohong." Perempuan Yahudi itu menjelaskan, "Kerana air kencing itu mengenai kulit dan pakaian." Kemudian Rasulullah saw keluar untuk mengerjakan solat, sedangkan suara kami semakin keras terdengar (kerana ribut). Mendengar keributan ini Rasulullah saw bertanya, "Ada apa ini?" Aisyah pun meceritakan kepadanya apa yang telah dikatakan oleh perempuan Yahudi tadi, selepas Rasulullah saw bersabda, "Dia memang benar."

Abdul Rahman bin Hasaah mendengar Rasulullah saw bertanya, "Tahukah kamu apa yang telah menimpa salah seorang Bani Israil? Dulu, saat mereka terkena air kencing, mereka akan membersihkannya dengan memotong pakaian yang terkena percikan air kencing tersebut. Melihat perbuatan ini, orang itu melarang mereka, maka dia pun diazab dalam kuburnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Huraihah ra secara mauquf, Rasulullah saw bersabda,

"Kebanyakan siksa kubur itu disebabkan air kencing."

Pada suatu malam Abdullah bin Umar pergi ke rumah seorang perempuan tua yang di hampiran rumahnya terdapat perkuburan. Lalu dia mendengar suara lirih yang berkata,

"Kencing, apa itu kencing? Gayung, apa itu gayung?" Abdullah bin Umar pun berkata, "Celaka, apa yang terjadi?"

Perempuan tua itu menjawab, "Itu adalah suara suamiku yang tidak pernah bersuci dari buang air kecil. "Mendengar penjelasan tersebut,

Abdullah bin Umar berkata, "Celakalah dia! Unta sahaja kalau kencing bersuci, tapi dia malah tidak peduli. "Perempuan tua itu kembali menuturkan kisah suaminya.

Ketika suamiku sedang duduk, ada seorang lelaki mendatanginya seraya berkata, "Berilah aku minum, aku sangat haus. "Suamiku malah berkata," Engkau membawa gayung sedangkan gayung kami bergantung. "Orang itu berkata," Wahai tuan, berilah aku minum, aku hampir mati kehausan. "Suamiku berkata," Engkau membawa gayung. "

Akhirnya lelaki yang meminta air untuk minum itu meninggal dunia. Setelah itu, suamiku juga meninggal dunia. Namun sejak hari pertama dia meninggal dunia, seringkali terdengar suara suamiku dari arah perkuburan,

"Kencing, apa itu kencing? Gayung, apa itu gayung?"

* Nauzubillah min dzalik, ternyata perkara kecil saja boleh menyebabkan kita mendapat siksa kubur ya? Banyak orang memandang remeh bersuci selepas buang air kecil (kurang bersih bahkan tidak bersuci sama sekali), padahal hal yang remeh itu boleh menjadi malapetaka ketika kita masuk pada Alam Barzakh.

"Ya Allah, lindungi kami semua dari siksa neraka, siksa kubur, fitnah
dunia & alam barzakh, dan fitnah yang ditimbulkan oleh dajjal, amin. "

Sunday, October 14, 2012

Pemain Bola Kelab Liga Inggeris : Fullham Peluk Islam




LONDON: Pemain bola profesional Swiss yang kini bermain dengan kelab bolasepak British Fulham, Philippe
 
Senderos telah memeluk Islam, lapor PressTV.

Senderos mengucap dua kalimah Syahadah di Pusat Islam, bandaraya Menchester, sebuah pusat dakwah
 
Islam.

Philippe Senderos (gambar atas kanan), sebelum ini bermain dengan Arsenal, kini adalah salah seorang
 
pemain negaranya, Switzerland.

Senderos, seorang pelajar theology, telah menunjukkan minatnya kepada Islam dengan banyak menghabiskan
 
masa membaca buku-buku agama di luar padang bola.

"Saya sangat minat dengan agama-agama di dunia dan banyak membaca buku-buku mengenai," kata Senderos
 
dalam satu wawancara dengan Majalah Arsenal.
"Jika saya bukan pemain bola, bola jadi saya sudah menjadi paderi," tambahnya.-HD

Pemuda Soleh Meraih Cinta Pemudi Solehah




By : Alihozi
Firman Allah,SWT : "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji pula, dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula (Qs 24 : 26)

Bagi orang-orang yang beriman Firman Allah,SWT tsb sangat meyakini kebenarannya sehingga mereka yang ingin mendapatkan jodoh laki-laki atau wanita sholeh berusaha menjaga keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah,SWT berikut ini adalah salah satu kisah pemuda sholeh meraih cinta seorang wanita sholehah ;


Kisah ini berasal dari seorang teman pembaca setia page Kisah-kisah Husnul Khatimah dan Su'ul Khatimah yang datang kepada saya ingin berbagi cerita tentang seorang pemuda sholeh yang mendapatkan jodoh seorang wanita sholehah, berikut ceritanya :


"Al-Kisah di salah satu sudut kota Jakarta hiduplah sebuah keluarga yang hidup sangat sederhana sekali, walaupun begitu orang tua mereka mengajarkan anak-anaknya untuk hidup selalu jujur dan bekerja keras untuk mencari rezeki yang halal. Dalam keluarga tsb itulah pemuda sholeh yang bernama Hanif (nama samaran red) tinggal.


Sejak kecil hanif adalah anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya dan juga taat menjalankan ajaran agama Islam. Ia sudah terbiasa sambil sekolah membantu kedua orang tuanya mencari rezeki atau mengasuh adik-adiknya yang masih kecil-kecil, walaupun begitu prestasi sekolahnya termasuk lumayan selalu masuk 5 besar peringkat kelas.


Setelah menamatkan sekolah SLTA Hanif menyadari kalau orang tuanya tidak bisa membiayai kuliahnya , ia bekerja keras dengan ikhlas tanpa mengeluh mencari rezeki untuk membiayai kuliahnya dan juga membantu biaya sekolah adik-adiknya, hal itu berlangsung dalam kurun waktu 5 tahun. Ketika kuliahnya sudah selesai, sebagai seorang manusia biasa ia juga memiliki perasaan mencintai lawan jenis, dan ia mencintai seorang wanita, adik kelas kuliahnya sendiri.

Dengan bantuan teman-temannya hanif berhasil mendekati wanita tsb.

Wanita tsb ternyata adalah wanita sholehah yang tidak mau berpacaran, ia mengatakan hal tsb kepada siapa saja yang mencoba meraih cintanya. Begitu juga kepada Hanif kalau memang benar mencintainya maka ia diminta datang kepada orang tuanya untuk melamarnya. Hanif tertegun mendengar perkataan adik kelasnya sendiri tsb, lalu ia menceritakan perihal tsb kepada kedua orang tuanya. Dan orang tuanya berkata, " Hanif, selama ini bertahun – bertahun kamu sudah membantu kami membiayai sekolah adik-adikmu, kalau kamu memang mecintai wanita tsb, datanglah kedua orang tuanya dan lamarlah anaknya tsb"


Mata hanif berkaca-kaca tidak menyangka orang tuanya mengatakan hal tsb, lalu berangkatlah ia melamar wanita adik kelasnya tsb. Dan ternyata di tempat orang tua wanita tsb ia sangat terharu , ketika melamar ia ditanyakan mengaji Qur'an dimana, tidak ditanyakan bekerja dimana atau sudah punya harta apa untuk melamar anaknya.


Ternyata keluarga wanita adik kelasnya tsb adalah keluarga yang sangat religius yang lebih mengutamakan nilai-nilai agama dan akhlaq dalam memilih calon menantu untuk anak wanitanya. Pada akhirnya lamaran Hanif tsb diterima dan 8 bulan kemudian mereka melangsungkan pernikahan. Selama berumah tangga hanif sangat berbahagia karena dikaruniai istri yang sholehah yang taat pada ajaran Islam dan sangat mengerti hak dan kewajibannya sebagai seorang istri , ia tidak hanya menyayangi hanif tapi juga seluruh anggota keluarga hanif. Dan pada saat ini mereka sudah dikaruniai oleh Allah,SWT anak-anak yang sehat dan pintar.


Saat ini Hanif sangat bersyukur kepada Allah,SWT atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan kepadanya, ia berfikir mungkin ini adalah balasan buah manis dari Allah,SWT selama ini karena ia berbakti kepada kedua orang tuanya seperti dengan membantu membiayai adik-adiknya dengan penuh keikhlasan. Ia teringat akan dua firman Allah,SWT :


"Dan Tuhanmu telah memerintahkan kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya , jika salah seorang diantara kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada kedunya perkataan "Ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia" (Qs 17: 23)


Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipatgandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar (Qs 4 : 40) "


Demikianlah kisah pemuda sholeh meraih cinta seorang wanita sholehah tsb, semoga kita semua bisa mengambil pelajaran dari kisah tsb di atas dalam ikhitiar mencari jodoh yang sholeh atau sholehah, dan semoga kita semua para pembaca setia page ini dikarunia suami dan istri yang sholeh dan sholehah....Amiin Ya Rabbal A'lamiiin.


Wallahua'lam

Salam
Al-Faqir

Kebenaran Islam Mengenai Kucing Sejak 1500 Tahun Yang Lalu


Nabi menekankan di dalam beberapa hadisnya bahawa kucing itu tidaklah najis. Malah diperbolehkan untuk berwudhuk menggunakan air bekas minuman kucing.
Kenapa Rasulullah Saw berani mengatakan bahawa kucing tidak menjadi najis kepada manusia? Persoalannya, bagaimana Nabi mengetahui badan kucing tidak mempunyai najis? Jawapannya, kulit kucing mempunyai otot-otot yang berfungsi untuk melawan sel bakteria.
Otot kucing juga dapat menyesuaikan diri dengan sentuhan otot manusia. Pada permukaan lidah kucing pula dilapisi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini berbentuk bengkok mengucup seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit.
Ketika kucing minum, tidak ada setitis pun air yang akan jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar boleh membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Kajian Yang Dijalankan
Telah dilakukan berbagai penyelidikan terhadap kucing mengikut pelbagai perbezaan usia, posisi kulit, punggung, bahagian dalam tapak kaki, bibir, dan ekor. Pada bahagian-bahagian tersebut dilakukan pengambilan sampel melalui usapan. Di samping itu, kuman juga diletakkan pada bahagian-bahagian tertentu. Diambil juga cairan khusus (air liur) yang berada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapati selepas ujikaji adalah:

1. Hasil yang diambil dari kulit luar tidak mempunyai kuman, meskipun dilakukan berulang kali.

2. Tempat yang kuman sengaja diletakkan menunjukkan hasil negatif sekitar 80% (20% mempunyai kuman), jika dilihat dari air liurnya. Ini menunjukkan kucing dapat melawan kuman yang diberikan kepadanya.

3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga menunjukkan ketidak hadiran kuman.

4. Hanya sekali kuman dijumpai semasa proses penyelidikan. Kuman ini termasuk dalam kumpulan kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang selalunya membiak dalam tubuh manusia dalam jumlah yang kecil seperti enterobacter, streptococcus, dan staphylococcus. Jumlahnya kurang dan membiak dalam lingkungan 50 ribu pertumbuhan.

5. Kajian tidak menemui jenis kuman yang beragam dan berbahaya. Perbagai sumber yang dipercayai dan hasil penyelidikan laboratorium menyimpulkan bahawa kucing tidak mempunyai kuman dan mikrobakteria. Air liurnya bersih dan boleh membersihkan seluruh badannya.

Ulasan para doktor yang bergiat dalam bidang kuman, Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Klinik Haiwan Baitharah, jarang sekali ditemui kehadiran kuman pada lidah kucing. Jika mempunyai kuman, itu menunjukkan kucing itu akan atau sedang sakit.

Selain itu, Dr. Gen Gustafsirl menemui kuman yang banyak pada anjing, manusia 25% dari anjing, kucing mempunyai separuh kuman dari manusia. Doktor haiwan di klinik haiwan Damaskus, Said Rafah menegaskan bahawa kucing mempunyai peranti pembersih yang bernama lysozyme.

Kucing tidak menyukai air kerana air merupakan tempat yang sangat subur dalam pertumbuhan bakteria. Kucing juga sangat menjaga kestabilan suhu tubuhnya.

Jika diperhatikan, kucing tidak banyak berjemur dan tidak suka mendekati air.

Tujuannya agar bakteria tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor yang membuatkan kuman tidak ada pada tubuh kucing.

Hadith-Hadith Mengenai Kucing
Kabsyah binti Kab bin Malik menceritakan bahawa Abu Qatadah, mertua Kabsyah masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhuk. Pada masa itu datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bekas untuk kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Perhatikanlah”. Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu hairan?” Kabsyah menjawab, “Ya”. Lalu Abu Qatadah berkata bahawa Nabi SAW pernah bersabda, Kucing itu tidak najis. Kucing binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan), (HR At-Tirmidzi, An-Nasai, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan Ali bin Al-Hasan dan Anas menceritakan bahawa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhuk untukku ke dalam bekas”. Lalu Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun terdapat seekor kucing datang dan menjilati bekas air tersebut. Melihat kejadian itu, Nabi berhenti sehinggakan kucing tersebut berhenti minum lalu Rasulullah berwudhuk. Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, malah tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahawa hambanya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang solat. Lalu ia memberikan isyarat untuk menyimpannya. Sayangnya setelah Aisyah selesai mendirikan solat, ia lupa adanya bubur. Datanglah seekor kucing lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika Aisyah melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bahagian yang disentuh kucing dan Aisyah memakannya. Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling”. Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhuk dari sisa bekas jilatan kucing, (HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).

Kalaulah bukan dari wahyu Allah tentulah Rasulullah Saw tidak akan berani mengatakan bahawa kucing itu bersih. Segala sesuatu yang baru ditemui oleh para ilmuwan pada zaman moden ini, telah diketahui ilmunya oleh Rasul Kita Muhammad saw sejak 1500 tahun yang lalu.

Wallahu’alam….
HasnulHadiAhmad.Com

comments:

Anonymous said...
Alhamdulillah, agak ramai pulak kucing dtg bertandang ke rumah ku. Aku beri le apa2 yg boleh mereka makan, antaranya nasi digaul sadin, ikan, kadang2 roti rendam dgn susu dll.
Anonymous said...
saya kebumikan kucing penuh hemah...seperti kebumi manusia...
Sid said...
Aku pun suka bagi makan kucing-kucing terbiar yang suka melepak kat dapur rumah, tapi masalahnya kita dah jaga dia elok2, dia kencing dan berak merata-rata pulak kat dapur. Macamana nak buat tue?
Anonymous said...
saya suka kongsi milo ais ngan meow..
comel giler bila dorg terkejut hidung sejuk kena ais..
:D

Hayreddin_Barbaros said...
kucing2 belakang rumah aku selalu beperang...aku hulur 2 3 ekor ikan masin perang bersurai ler...huhuhuhu...
Anonymous said...
Sdr Sid, ko tak ajor ke kucing2 tu guna tandas ..
kahkahkah (jgn marah, gurau aje)


Ulasan GB

Jangan menyakiti makhluk seperti kucing apatah menyiksanya seperti kisah ini:
[Sedih] Kisah Kucing Dipotong Kakinya Kerana Mencuri Ikan - Video Di dalam

Posted by greenboc
Kisah seekor kucing yang dipotong kedua belah kaki hadapannya oleh “seekor manusia” (atau layakkah digelar manusia) kerana dipercayai mencuri ikan di sebuah restoran.

Selepas kaki kucing itu dipotong, ia dibiarkan menderita kesakitan di tepi kaki lima. Korang boleh bayangkan betapa menderita dan sakitnya kucing itu.
Sedangkan jari kita terluka terkena pisau pun, pedihnya bisa buat tak karuan seketika, inikan pula dipotong kakinya dalam keadaan hidup-hidup.

Kucing ini bernasib baik kerana ditemukan Allah oleh orang yang berhati mulia bernama Hairey. Hairey la yang menyelamatkan kucing tersebut dan merawatnya hingga sembuh.
Kini setelah 6 tahun berlalu, kucing yang diberi nama Hero itu telah pulih sepenuhnya. Hero mampu berjalan dan melompat walaupun kudung kedua kaki depannya. Melihat ketabahan Hero, timbul rasa simpati.

Sampai hati betul “seekor manusia” itu sanggup memotong kaki Hero.

Hairey atau kini mahu digelar Papa Hero turut berkongsi pengalamannya membela Hero dan juga kucing-kucing lain di blognya – kakimotong.blogpot.com

Papa Hero juga turut memuat naik video-video aksi Hero dan kucing lain di youtube.

Video di bawah menceritakan serba sedikit tentang Hero – kucing yang dipotong kaki.
-penyubiru

comments:
:
Anonymous said...
ini mungkin dilakukan oleh golongan penentang hudud tapi melaksanakan hukum tersebut terhadap binatang.
Yong said...
Kucing pun tahu camne nak menyayangi manusia. Tapi ada manusia yang amat zalim pada binatang. Ada juga yang mengaku peminat kucing tapi cuma nak bela kucing baka baik je. Kucing kampung atau tepi jalan tak mahu. Orang gini toksah le mengaku sayangi kucing.

Yong pun ada banyak kucing. Semua kucing kutip tepi jalan atau yang orang taknak. Masalahnya bela kucing ialah susah nak tinggalkan rumah.

Yong tabik pada papa hero.

bunbinban said...
alahai...siannya. pe jenis manusia la yg zalim sampai potong kaki kucing. Gua bela kucing gak mostly yg kutip tepi jalan je. Ada gak yg org bagi. Gua salute lu papa hero.
1 Malaysia said...
Yang tau berfikir, tak mau pula dikenakan potong tangan. Yang tak boleh berfikir dikenakan pula. Inikah keadilan manusia? Inilah manusia yang mendahului Tuhan. Entahlah apa nak jadi pada manusia yang disebut INSAN??????
Teringat AKU akan satu dokumetari yang menyatakan kejamnya binatang bila dimakan oleh binatang lain. Inilah pemikiran BARAT yang nak ditanam ke dalam kepala otak kita. Kan itu kitaran makanan atau tenaga.

Anonymous said...
Setiap perbuatan akan dihisab dan dibals oleh Allah swt...
Anonymous said...
alllaaaaaaahhhhh

aku menangis melihat video2 ini....

sehingga membuatku insaf jika aku pernah memukul kucing2 di dalam hidupku

Allah ampunilah dosa2ku

hamba Allah said...
Kepada anonymous..tolongla jgn kaitkan benda ni dgn politik..org yg melakukan benda ni adalah hamba Allah yang zalim da kejam, tiada kaitan dgn hudud.. hukum hudud tu bkn ntk haiwan saudara..bolehkah kucing ini berfikir, apa yg dia buat tu betul ke salah?? ia hanya mengikut fitrah nya sbg haiwan,mencari makanan..ingat..fikirlah dulu sebelum berkata2..
Anonymous said...
hamba Allah di atas

jgn salah sangka. ini bukan soal politik. yang anon pertama tu sampaikan adalah benar.

terdapat manusia yg tak suka hudud dilaksanakan di negara ini ...spt potong tangan ... tetapi mereka sanggup pula potong tangan kucing yang hanya mencuri seekor ikan...

itu penjelasannya...
Tinta.Muallimah said...
Smg Allah merahmati penyelamat kucing ini dan mndpat pahala x putus2 serta diampunkan segala dosa2nya.Kasihanilah dia sebagaimana dia mengasihi kucing ini. Amin.(menitis airmataku menonton kesemua video2 ini)

Sunday, September 30, 2012

3 Musuh Allah SWT Di Akhirat



“Ada tiga golongan di hari kiamat nanti yang akan menjadi musuh-Ku. Barangsiapa yang menjadi musuh-Ku, maka Aku akan memusuhinya. Pertama, seorang yang berjanji setia kepada-Ku, namun mengkhianatinya.




Hadis Qudsi di atas menyiratkan beberapa adab dan kesalehan baik secara vertikal maupun horizontal. 




Secara vertikal, bererti kesolehan manusia di hadapan Allah. Sedangkan secara horizontal, bererti kesolehan sosial hamba Allah yang harus ditunaikan pada sesamanya. Allah menyatakan dalam Hadis Qudsi, bahawa yang pertama termasuk tiga golongan yang kelak akan menjadi musuh Allah adalah orang yang ingkar janji.




Dalam Islam, janji dianalogikan sebagai sebuah hutang. Konsep al-wa’du dainun (janji adalah hutang) menjadi penting sebab hutang harus ditunaikan (dilunaskan). Sedangkan orang yang mengingkari janji, dalam sebuah hadis termasuk dalam kategori orang munafik. Beberapa ciri orang munafik itu ialah: 




pendusta, pengingkar janji, dan pengkhianat. Perintah menunaikan janji, Allah berfirman, ”Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya...” (QS. An-Nisaa’: 58). Atau dalam hadis, ”Tidak ada iman bagi orang yang tidak memiliki amanah dan tidak ada agama bagi orang yang tidak memegang janji.” (HR. Ahmad dan Al-Bazzaar).




Perintah melaksanakan amanah dan menunaikan janji berarti bukti bahwa manusia tersebut menjaga hak-hak baik kepada Tuhannya maupun sesamanya. Sedangkan hadis tersebut berarti bahwa yang diperintahkan Allah kepada kita adalah bukti iman, sedangkan lawannya, yaitu mengkhianati amanah, merupakan bukti kemunafikan.  Golongan kedua, yakni golongan yang menjual orang lalu memakan hasil penjualannya.




Golongan ini mengingatkan kita kembali akan praktik perbudakan yang telah terjadi sejak zaman pra Islam.  Adapun korban orang yang diperjualbelikan ialah para budak perempuan. Budak perempuan kala itu diperdagangkan dengan harga murah. Tidak sedikit dari mereka yang dipaksa melacurkan diri oleh para majikannya. Dalam konteks kekinian, praktik perbudakan itu terorganisir secara rapi dan lebih mengerikan sebab terjadi pada orang yang merdeka atau lebih dikenal dengan istilah Praktik pemaksaan budak untuk melacurkan diri ini tertera dalam Surah An-Nuur ayat 33. 




“Dan janganlah kamu paksa budak-budak perempuanmu untuk melakukan pelacuran, padahal mereka sendiri menginginkan kesucian, karena kamu hendak mencari keuntungan duniawi. Dan siapa saja yang memaksa mereka, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (terhadap mereka yang dipaksa) sesudah mereka dipaksa itu,” (QS An-Nisaa; 24: 33).




Golongan ketiga yang kelak akan menjadi musuh Allah ialah seorang atasan yang tidak menunaikan kewajibannya. Kewajiban tersebut berupa penunaian hak-hak pekerja dengan memberinya gaji (upah). Islam tidak hanya menempatkan bekerja sebagai hak, tetapi juga kewajiban. Bekerja merupakan kehormatan yang perlu dijamin. Nabi SAW bersabda,




"Tidak ada makanan yang lebih baik yang dimakan seseorang daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri." (HR. Bukhari). Bekerja dalam islam, diartikan sebagai bentuk pengabdian seseorang baik pada Tuhan maupun bentuk usahanya untuk mendapatkan penghasilan, sehingga ia mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Islam juga menjamin hak pekerja, seperti terlihat dalam hadis: "Berilah pekerja itu upahnya sebelum kering keringatnya." (HR. Ibnu Majah). 




Semoga kita semua terhidar dari ketiga golongan tersebut dan senantiasa berusaha menunaikan amanah dalam tiap sendi kehidupan, baik terhadap Allah maupun sesama manusia

Saturday, September 22, 2012

Kelebihan zikir ‘Laailaha illallah’


Di mana sahaja dan pada apa sahaja masa hendaklah baca zikir ‘Laailaha illallah’ dengan banyaknya


Zikir yang paling utama dan tinggi darjatnya ialah "La-ilahaillallah" ertinya "Tiada Tuhan Yang Sebenarnya Melainkan Allah". Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud: "Zikir yang paling utama ialah "La-ilahaillallah" dan doa yang mulia ialah "Al-Hamdulillah".


Kelebihan:

1.     Di dalam hadis bahawa zikir yang tidak terhad kepada sebarang masa, tempat dan alasan ialah ‘Laailaha illallah’. Ia merupakan zikir yang cemerlang. Di dalam hadis yang lain bahawa ia adalah bentuk kebaikan yang tertinggi.

2.     Di dalam hadis yang lain bahawa Rasulullah SAW telah bersabda: pada hari kiamat orang yang paling beruntung mendapat syafaatku ialah orang yang banyak membaca kalimah ‘Laailaha illallah’ dengan hatinya dan jiwanya iaitu dengan hati yang ikhlas.

3.     Di dalam hadis yang lain, Rasulullah SAW bersabda: Orang yang membaca ‘Laailaha illallah’ di dalam keadaan penuh keikhlasan di dalam hatinya atau iman bersamaan dengan sebiji barli, maka ia akan dikeluarkan dari neraka jahanam. Dan orang yang membaca kalimah ini dan di dalam hatinya terdapat keikhlasan atau iman bersamaan sebesar biji gandum maka ia akan dikeluarkan dari api neraka jahanam dan orang yang membaca dengan penuh kebaikan atau iman maka ia juga akan dikeluarkan dri api Neraka Jahanam.

4.     Di dalam hadis lain terdapat: Orang yang membaca kalimah ‘Laailaha illallah’ dari hatinya, ia pasti akan memasuki syurga walaupun ia melakukan dosa seperti berzina dan mencuri, walaupun ia melakukan zina dan mencuri, walaupun ia melakukan zina dan mencuri. (Nabi SAW telah mengulangkannya sebanyak 3 kali)

5.     Hadis lain: Rasulullah SAW bersabda: Hendaklah kamu sentiasa perbaharui iman kamu. Para sahabat Rasulullah SAW berkata ‘Wahai Rasulullah SAW, bagaimanakah kami perbaharui iman kami? Rasulullah SAW menjawab ‘ucapkanlah Laailaha illallah sebanyaknya’.

6.     Hadis lain: Rasulullah SAW bersabda: Tiada yang dapat menghalang kalimah ‘Laailaha illallah’ sampai kepada Allah

7.     Hadis lain: Zikir ‘Laailaha illallah’ tidak akan meninggalkan satu dosa pun di belakang dan tiada satu amalan yang menyamainya.

8.     Hadis lain: Jika tujuh petala langit dan bumi diletakkan di satu dacing dan dengan kalimah ‘Laailaha illallah’ diletakkan di atas dacing  yang lain, maka (kalimah) lebih berat lagi.

9.     Dalam hadis: Apabila seorang hamba mengucapkan kalimah ‘Laailaha illallah’ dengan ikhlas hati, maka pintu langit terbuka bagi kalimah ini sehingga ia sampai ke Arasy, dengan syarat ia menjauhkan diri dari dosa besar.

untuk dikongsi bersama...Amalkan zikir ini sentiasa.............

Kisah Perbualan Antara Junjungan Besar Nabi Muhammad s.a.w Dengan IblisLaknatullah


Soalan Nabi s.a.w : "Siapa yang mencahayakan muka engkau?"
Jawab Iblis: "Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji."

Soalan Nabi s.a.w : "Apakah rahsia engkau kepada umatku?"
Jawab Iblis: "Jika seorang Islam pergi buang air besar serta Tidak membaca doa pelindung syaitan, maka hamba gosok-gosokkan Najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sedari."

Soalan Nabi s.a.w : "Jika umatku bersatu dengan isterinya,bagaimana hal engkau?"
Jawab Iblis: "Jika Umat Tuan hendak bersetubuh dengan isterinya Serta
membaca doa pelindung syaitan, maka larilah hamba dari mereka. Jika tidak
hamba akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benih hamba
dengan benih isterinya.

Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas
pada kebaikan, durhaka. Ini semua kerana kealpaan ibu bapanya sendiri.
Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, hamba yang 
dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah rasa kenyang."

Soalan Nabi s.a.w : "Dengan jalan apa boleh menolak tipu daya engkau?"
Jawab Iblis: "Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada
Allah, menangis kesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil
air sembahyang, maka padamlah marahnya."

Soalan Nabi s.a.w : "Siapakah orang yang paling engkau lebih suka?"
Jawab Iblis: "Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu
ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situ lah hamba mengecilkan diri,bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu."

Soalan Nabi s.a.w :"Hai Iblis!Siapa pula yang bersekutu dan bersekedudukan dengan engkau ?"
Jawab Iblis: "Iaitu apabila bertemu lelaki dengan perempuan muda, maka
hamba duduk pada leher perempuan-perempuan muda itu, hamba hiaskan mukanya
dengan jelingan dan senyuman yang menarik hati. Apabila dipandang
belakangnya maka terpandang lehernya yang halus dengan pinggang dan
punggung yang bergerak-gerak yang membangkitkan nafsu. Manakala di pandang depannya, hamba hiaskan dadanya dengan bergerak-gerak kedua kuntum yang melekat pada dadanya, lalu hamba panah pada jantung hati keduanya atau salah satu daripadanya hingga bergerak-gerak keinginan nafsu syahwatnya. Apabila orang tersebut tidak memelihara hatinya, nescaya tidak terpeliharalah farajnya (kemaluannya). Sesiapa yang tidak memelihara kemaluannya nescaya tiadalah terpelihara imannya".

Soalan Nabi s.a.w: "Hai Iblis ! Dimana tempat engkau diam ?"
Jawab Iblis: "Iaitu pada rumah-rumah berhala dan pada batu, Kayu dsb.Apabila mereka menyembah selain daripada Allah, maka hamba cenderungkan hati mereka supaya bertambah yakin pada perbuatan yang syirik. Berapa ramai umat tuan yang telah hamba pesongkan masuk ke rumah berhala Majusi dan Hindu itu menunjukkan bertapa nipisnya iman mereka".

Soalan Nabi s.a.w :"Hai Iblis ! Siapakah yang menyokong engkau ?"
Jawab Iblis: "Iaitu orang yang tidak bertaubat dan suka ketawa ketika berbuat dosa itu. Ya Nabi Allah ! Sesungguhnya telah hamba binasakan sekelian manusia dengan mengerjakan dosa daripada pelbagai maksiat, maka betapa sukanya hamba, tiba-tiba mereka itu mengucap La Illahillah dan istighfar maka binasalah hamba dengan sebab ucapannyanya itu".

"Lagi satu keuntungan yang besar kepada hamba ialah orang tua dan kanak-kanak yang bersiul itulah anak buah hamba, kerana pada masa hamba dibuang ke dunia hamba mengembara dengan bersiul-siul dan orang yang bersiul itu penghibur Iblis Syaitan".

Soalan Nabi s.a.w: "Hai Iblis ! Sekarang apakah kesudahan ikhtiar Engkau di atas umatku, kerana Aku telah dibangkitkan ke dunia ini bagi menyelamatkan sekelian bani Adam daripada kafir kepada iman, dari gelap-gelita kepada terang-benderang".
Jawab Iblis: "Maka Iblispun mengangkatkan kepalanya ke hadrat Allah katanya
: "Ya Rabbi, demi kemuliaan Engkau, sentiasalah hamba Akan berusaha dengan
bersungguh-sungguh untuk menarik sekelian Anak Adam kepada berbagai-bagai
jalan maksiat. Selama ada nyawa di Dalam batang tubuh mereka itu, hamba
jadikan pemuda-pemudi bercampur Berkenalan supaya senanglah hamba mencelah
di dalamnya"

Maka firman Allah SWT :

"Hai Malaun (yang dilaknat - Iblis)! Demi kebesaranKu dan ketinggianKu !Bahawa Aku sentiasa sedia Mengampuni dosa umat Muhammad selagi mereka itu meminta ampun kepada Ku".

Maka kata Iblis : "Ya Rasulullah ! Bahawasanya hamba sangat hairan melihat dua macam hal sekelian hamba Allah.

1.Mereka itu mengaku kasih kepada Allah padahal mereka itu taat kepada hamba dengan berbuat maksiat
2. Mereka sangat marah kepada hamba tetapi mereka itu mengikut hasutanku.

Maka datang firman Allah : "Hai Malaun ! Demi kemulaiaanKu dan kebesaranKu,
Aku anugerahkan atas umat Muhammad dua kebahagiaan;Kasih mereka kepadaKu, Aku jadikan kaffah (penebus dosa) bagi maksiat mereka kerana perdayaan mereka Marah mereka kepada engkau (IBLIS) Aku jadikan kaffah (penebus dosa) bagi maksiat mereka kepadaKu"

Setelah itu Rasulullah SAW pun menghalau Iblis. Iblis pergi dengan hati yang sangat dukacita kerana tipu dayanya telah diketahui oleh umat Muhammad SAW.

Monday, September 17, 2012

Tazkirah Jumaat : Lipat ganda semangat timba ilmu


Ramadan masa sesuai didik rohani, susun hidup berdaya maju

Al-Quran menyediakan prinsip arahan supaya manusia memandu kehidupan untuk dirinya dan bermasyarakat. Menepati semangat itu, usaha menimba ilmu dari al-Quran untuk dijadikan panduan dalam semua aspek kehidupan patut dilipatgandakan. Umat Islam perlu berkeyakinan usaha mereka tidak memadai dengan membaca al-Quran pada Ramadan ini. Bahkan umat Islam dituntut meningkat budaya membaca, menyelidik dan menghasilkan formula menyusun kehidupan menepati arahan al-Quran supaya berdaya maju dan progresif. 

Kesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang daripada perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan”

Justeru, usaha ke arah matlamat itu perlu dilipat ganda khususnya pada Ramadan. Pendekatan al-Quran menyusun kehidupan manusia sama ada di peringkat individu dan masyarakat sangat bersesuaian dengan fitrah kemanusiaan mencapai kemuliaan hidup di dunia seterusnya di akhirat. 

Dalam konteks itu salah satu aspek perlu diberi perhatian oleh umat Islam ialah kemantapan amalan kerohanian semoga dapat mendampingi Penciptanya melalui ibadat puasa.

Manusia dicipta Allah mengandungi roh, jasad dan akal. Kesemua keperluan untuk memaju komponen manusia ini perlu dipenuhi tanpa pengecualian dan dimajukan secara sepadu.

Allah mengingati manusia dalam firman: “Dan jiwa/roh serta penyempurnaannya (ciptaannya) maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa/roh itu, dan sesungguhnya rugilah orang yang mengotorinya.” (Surah asy-Syams, ayat 7-10) 

Roh manusia dicipta Allah untuk membeza perkara benar dengan yang batil. Justeru, kejayaan manusia akan dicapai apabila rohnya sentiasa berada dalam keadaan suci. Untuk mengenali perkara baik, puasa antara ibadat yang mampu mendidik roh manusia ke arah pencapaian itu.

Konsep meningkat kekuatan kerohanian manusia gagal difahami masyarakat sekular. Keruntuhan moral dan hilang pedoman hidup masyarakat sekular dewasa kini disebabkan putusnya hubungan manusia dengan Allah SWT.

Ibadat puasa melatih manusia menguasai dan membimbing nafsu kehaiwanannya semoga tunduk kepada sifat kemalaikatan yang terdapat dalam diri manusia. Islam berkeyakinan bahawa kejayaan membangun diri manusia, masyarakat dan negara bergantung rapat ketinggian akhlak individu. 

Akhlak tinggi manusia dalam semua aspek termasuk aktiviti ekonomi dan sebagainya akan terjamin jika sifat semula jadi pada tiap diri manusia iaitu sifat kemalaikatan dapat membimbing sifat kebinatangan. 

Contohnya, usaha memaju ekonomi masyarakat perlu dicapai melalui kemantapan penghayatan akhlak. Bahkan kemantapan kerohanian manusia akan mengurangkan ketidakadilan ekonomi berlaku. Roh yang suci akan mendokong usaha keadilan dalam aktiviti ekonomi bermasyarakat.

Dalam menyusun sistem ekonomi, Islam menganjur semoga prinsip keadilan dapat diamalkan. Daripada pendekatan itu lahirlah prinsip al’adl wal ihsan. 

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang daripada perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan.” (Surah an-Nahl, ayat 90)

Aspek ekonomi disebut dalam istilah positif dalam al-Quran tetapi berbeza dengan pendekatan ideologi sistem ‘materialisme’ (kebendaan). Bagi Islam, usaha memajukan ekonomi adalah untuk meningkat kualiti kehidupan manusia, dimensi penting memartabatkan ummah.

Budaya rakus kepada harta bukan pendekatan yang mampu membina daya juang berkekalan, bahkan ia menimbul kehancuran kepada diri dan masyarakat. Berasaskan budaya rakus akan lahirlah pegangan hedonisme iaitu memuas nafsu. 

Semangat ibadat puasa turut menganjur kepada penghayatan semangat keadilan dalam kehidupan bermasyarakat, di mana segala bentuk manipulasi dan penindasan dalam kegiatan serta penyusunan ekonomi ditegah.

Semangat ini mengarah kepada penghayatan prinsip al adl wal ihsan dalam penyusunan ekonomi bermasyarakat dan bernegara. Ibadat puasa mampu membina individu melalui sikap adil, muafakat dan persaudaraan, ciri asas kepada kestabilan dan peningkatan prestasi ekonomi masyarakat.